
Tinjauan Lokasi & Workshop Pengelolaan Air Tambang
Published on Thursday, February 12, 2026
Kegiatan site visit ke area operasional PT Sulawesi Cahaya Mineral telah dilaksanakan pada tanggal 2 – 7 Februari sebagai bagian dari rangkaian tinjauan teknis dan penguatan kapasitas dalam pengelolaan air tambang pada kegiatan pertambangan nikel. Kegiatan ini mencakup observasi lapangan serta pemaparan materi workshop yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis, khususnya pada aspek karakterisasi dan perencanaan sistem pengolahan air tambang.
Rangkaian workshop diawali dengan pemaparan mengenai pengujian laboratorium dan akreditasi laboratorium lingkungan, yang menekankan pentingnya mutu data dalam proses pengambilan keputusan. Materi dilanjutkan dengan pembahasan analisis hidrologi kawasan tambang, meliputi identifikasi daerah tangkapan air, pola limpasan, hingga estimasi debit rencana yang menjadi dasar dalam perencanaan infrastruktur pengelolaan air.
Selain itu, disampaikan pula materi terkait proses perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk kegiatan pertambangan nikel. Pembahasan mencakup penentuan unit pengolahan, kriteria desain, serta penyesuaian teknologi pengolahan terhadap karakteristik kualitas air tambang di lokasi.
Kegiatan Pemaparan Materi Perhitungan Evaluasi IPAL

Tidak hanya dilakukan di ruang diskusi, kegiatan ini juga diimplementasikan langsung melalui tinjauan lapangan ke beberapa fasilitas pengelolaan air, termasuk sediment pond. Pada kesempatan tersebut, tim melaksanakan uji coba larutan tracer untuk mengamati pola aliran dan karakteristik hidrodinamika kolam. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas distribusi aliran, potensi short circuit, serta zona mati yang dapat memengaruhi kinerja pengendapan
sedimen.

Melalui rangkaian kegiatan workshop dan pengujian lapangan ini, diharapkan diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kondisi aktual sistem pengelolaan air tambang di PT Sulawesi Cahaya Mineral . Hasil tinjauan dan diskusi teknis tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi peningkatan kinerja pengolahan air tambang yang lebih efekif, adaptif, dan berkelanjutan.
Written by: Praditya Anggi W.



